Visi & Misi Kami
Mengenal filosofi di balik tagline "Seen at eye level" dalam mendokumentasikan sudut Kota Medan.
Filosofi: "Seen at eye level"
Nama "Medan Simpang" terinspirasi dari banyaknya persimpangan jalan bersejarah di kota ini. Bagi kami, cara terbaik menikmati Medan bukanlah dari balik kaca mobil ber-AC yang melaju cepat, melainkan dengan berjalan kaki di level mata (eye level).
Dengan berjalan kaki, kita bisa melihat detail kecil yang biasanya terabaikan: ornamen ukiran kayu ruko tua yang memudar, aroma seduhan kopi robusta dari kedai kopi legendaris, senyuman hangat pedagang kaki lima, dan ritme kehidupan warga lokal. Jalan kaki memanusiakan kembali hubungan kita dengan ruang kota.
Tiga Pilar Misi Kami
Preservasi Digital Heritage
Mendokumentasikan sejarah lisan, arsitektur, dan warisan budaya kawasan bersejarah Medan sebelum tergerus modernisasi.
Dukungan Ekonomi Lokal
Mengarahkan langkah turis dan warga lokal ke UMKM kuliner klasik dan usaha warga setempat untuk menjaga keberlangsungan ekonomi lokal.
Edukasi & Komunitas
Membangun kesadaran kolektif warga akan nilai sejarah kota mereka sendiri melalui peta rute fisik dan digital yang gratis diakses.
